Pencegahan Resistensi Antibiotik pada Rantai Pangan



Cara utama mencegah penularan resistensi antibiotik melalui rantai pangan sama dengan cara pencegahan penularan bakteri patogen melalui pangan, yaitu penerapan praktik higienis yang baik pada seluruh rantai makanan mualidari peternakan hingga ke konsumen (Capita & Alonso-Calleja, 2013). Tentunya termasuk penggunaan dosis antibiotik secara tepat dan bijak. 

Codex Alimentarius telah memberikan penjelasan umum tentang praktik kebersihan penanganan produk daging dari tingkat produksi sampai konsumsi, utamanya menyoroti kontrol kebersihan di setiap lini proses. Beberapa tindakan higienis penting yang dapat dilakukan untuk mencegah kontaminasi mikroba resisten saat pengolahan produk daging, misalnya kontrol suhu yang benar, mengurangi minimal waktu produk pangan di zona suhu bahaya antara 5oC dan 63oC, memasak pada suhu yang cukup untuk membunuh bakteri berbahaya, pendinginan produk pre-cooked dengan cepat, serta menyimpan produk dengan risiko tinggi pada suhu yang aman; danmenghindari kontaminasi silang antara pangan mentah dan matang, baik secara kontak langsung atau tidak langsung.

Lebih lengkapnya silahkan baca di FOODREVIEW INDONESIA edisi "Food Safety By Design", November 2017

Artikel Lainnya

  • Jul 13, 2018

    Implementasi Desain Hijau dalam Mesin Pengolah Pangan

    Liu (2017) menyatakan pelaksanaan konsep desain hijau dalam pembuatan mesin untuk industri pangan harus memperhatikan beberapa langkah agar dapat dihasilkan mesin yang ramah lingkungan serta berkelanjutan, yaitu: (i) seleksi bahan yang digunakan untuk membuat mesin pengolahan, (ii) penggunaan sumber daya sebaiknya dikurangi dan (iii) daur ulang dan re-manufacturing dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan. ...

  • Jul 12, 2018

    Efek Biofilm pada Sanitasi dan Pengolahan Pangan

    Adanya biofilm pada lingkungan produksi pangan mengindikasikan program sanitasi kurang mencukupi dan dapat menjadi salah satu penyebab berkurangnya umur simpan akibat kontaminasi patogen pada produk akhir. Terdapat beberapa tanda yang dapat diamati jika biofilm mulai terbentuk, di antaranya jika terdapat penurunan umur simpan produk, peningkatan jumlah bakteri pada produk akhir, munculnya pelangi pada stainless steel, dan peningkatan konsentrasi biosida yang dibutuhkan. ...

  • Jul 12, 2018

    Memahami Terjadinya Age Gelation pada Produk Susu UHT

    Age gelation merupakan suatu fenomena meningkatnya viskositas susu secara tajam, yang akhirnya akan membentuk struktur gel pada susu UHT selama proses penyimpanan...

  • Jul 11, 2018

    Bioteknologi putih untuk industri yang berkelanjutan

    Bioteknologi putih  merupakan salah satu cabang ilmu bioteknologi yang diaplikasikan pada suatu industri. Bioteknologi industri dikhususkan menggunakan sel hidup seperti yeast, kapang, bakteri dan tumbuhan, serta enzim yang berfungsi untuk mensintesis produk yang mudah terdegradasi. Dengan menggunakan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan energi dan menciptakan produksi yang berkelanjutan.  ...

  • Jul 10, 2018

    Aspek Keberlanjutan Dalam Perancangan Mesin Pengolah Pangan

    Dalam melakukan desain atau perancanaan mesin untuk industri pangan sudah dipikirkan pula aspek keberlanjutan serta aspek ramah lingkungan (environmental friendly). Hal ini tidak dapat dihindari lagi  karena kedua hal tersebut sudah menjadi ketentuan dalam kehidupan masyarakat modern saat ini yang sangat menjaga kelestarian lingkungan hidupnya. Bahkan istilah desain hijau telah menjadi acuan untuk melakukan perancangan suatu mesin. Desain hijau ini secara umum dapat diartikan sebagai teknologi inti (core technology) untuk mencapai pabrikasi berkelanjutan (sustainable manufacturing). Desain hijau ini menggambarkan strategi pabrikasi berkelanjutan yang meliputi aspek masyarakat, ekonomi, bahan dasar dan lingkungan. ...