Langkah Terintegrasi Manajemen Keamanan Pangan


 

 

 

Dalam menunjang keamanan pangan yang terintegrasi, manajemen keamanan pangan menjadi hal penting yang patut untuk diutamakan. 

Seperti yang disampaikan oleh Senior Scientist of Center Dept. Food Science and Technology, Bogor Agricultural University, Prof. Dr. Ratih Dewanti Hariyadi dalam The 1st Seafast International Seminar 2017 di Bogor yang diselenggarakan pada 21-22 November 2017 bahwa manajemen keamanan pangam dimulai dari mengidentifikasi, mengevaluasi dan mengontrol rantai pangan mulai dari pertanian hingga ke meja makan.

"Good Hygienic Practices (GHP) menjadi langkah yang sangat penting yang dimulai dari hulu ke hilir hingga sampai pada konsumen," tuturnya. 

Selain itu,  Ratih juga menambahkan pentingnya langkah preventif dan proaktif yang dilakukan baik oleh produsen makanan maupun pemerintah seperti menjalankan sistem spesifik HACCP yang meliputi analisa biologi, kimia, dan fisik serta tahapan proses termasuk di dalamnya kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan. 

"Memulai makanan yang baik diawali dengan langkah manajemen yang terintegrasi dengan baik pula baik oleh pelaku produsen maupun pemerintah," pungkasnya. Fri 36

Artikel Lainnya

  • Jul 13, 2018

    Implementasi Desain Hijau dalam Mesin Pengolah Pangan

    Liu (2017) menyatakan pelaksanaan konsep desain hijau dalam pembuatan mesin untuk industri pangan harus memperhatikan beberapa langkah agar dapat dihasilkan mesin yang ramah lingkungan serta berkelanjutan, yaitu: (i) seleksi bahan yang digunakan untuk membuat mesin pengolahan, (ii) penggunaan sumber daya sebaiknya dikurangi dan (iii) daur ulang dan re-manufacturing dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan. ...

  • Jul 12, 2018

    Efek Biofilm pada Sanitasi dan Pengolahan Pangan

    Adanya biofilm pada lingkungan produksi pangan mengindikasikan program sanitasi kurang mencukupi dan dapat menjadi salah satu penyebab berkurangnya umur simpan akibat kontaminasi patogen pada produk akhir. Terdapat beberapa tanda yang dapat diamati jika biofilm mulai terbentuk, di antaranya jika terdapat penurunan umur simpan produk, peningkatan jumlah bakteri pada produk akhir, munculnya pelangi pada stainless steel, dan peningkatan konsentrasi biosida yang dibutuhkan. ...

  • Jul 12, 2018

    Memahami Terjadinya Age Gelation pada Produk Susu UHT

    Age gelation merupakan suatu fenomena meningkatnya viskositas susu secara tajam, yang akhirnya akan membentuk struktur gel pada susu UHT selama proses penyimpanan...

  • Jul 11, 2018

    Bioteknologi putih untuk industri yang berkelanjutan

    Bioteknologi putih  merupakan salah satu cabang ilmu bioteknologi yang diaplikasikan pada suatu industri. Bioteknologi industri dikhususkan menggunakan sel hidup seperti yeast, kapang, bakteri dan tumbuhan, serta enzim yang berfungsi untuk mensintesis produk yang mudah terdegradasi. Dengan menggunakan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan energi dan menciptakan produksi yang berkelanjutan.  ...

  • Jul 10, 2018

    Aspek Keberlanjutan Dalam Perancangan Mesin Pengolah Pangan

    Dalam melakukan desain atau perancanaan mesin untuk industri pangan sudah dipikirkan pula aspek keberlanjutan serta aspek ramah lingkungan (environmental friendly). Hal ini tidak dapat dihindari lagi  karena kedua hal tersebut sudah menjadi ketentuan dalam kehidupan masyarakat modern saat ini yang sangat menjaga kelestarian lingkungan hidupnya. Bahkan istilah desain hijau telah menjadi acuan untuk melakukan perancangan suatu mesin. Desain hijau ini secara umum dapat diartikan sebagai teknologi inti (core technology) untuk mencapai pabrikasi berkelanjutan (sustainable manufacturing). Desain hijau ini menggambarkan strategi pabrikasi berkelanjutan yang meliputi aspek masyarakat, ekonomi, bahan dasar dan lingkungan. ...